tutoku buat kamu

3200

Posted on: September 16, 2008

General 2G Network GSM 900 / 1800 / 1900
GSM 850 / 1800 / 1900 – US version
Announced 2003, 4Q
Status Discontinued
Size Dimensions 108 x 45 x 21 mm, 81 cc
Weight 90 g
Display Type CSTN, 4096 colors
Size 128 x 128 pixels, 5 lines
– Cut-out covers
– Four-way navigation
– Wallpaper and screensavers
Ringtones Type Polyphonic (4 channels), monophonic
Amount 1 poly, 10 mono + custom
Customization Download, order now
Vibration Yes
Memory Phonebook 256 x 4 fields, Photo call
Call records 10 dialed, 10 received, 10 missed calls
Card slot No
– 50 short messages
– 100 calendar notes
– In 1 MB shared memory
. MMS, max 100 kB each
. Ringtones
. Images
. Java apps, max 64 kB each
. Voice memo
Data GPRS Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 – 48 kbps
HSCSD Yes, 43.2 kbps
EDGE No
3G No
WLAN No
Bluetooth No
Infrared port Yes
USB Yes, Pop-Port
Features Messaging SMS, MMS
Browser WAP 2.0/xHTML
Games Virtual Me, Bounce + Java, order now
Colors
Languages Major European , Africa and APAC languages
Camera CIF, 352 x 288 pixels, night mode
– Stereo FM radio
– Java
– T9
– Calendar
– Calculator
– Voice memo
– Image editor
– Flashlight
– Built-in handsfree
– Profiles
– Personal shortcuts
Battery Standard, Li-Ion 780 mAh (BLD-3)
Stand-by Up to 144 h – 288 h
Talk time Up to 2 h – 4 h

Bagaimana cara menghemat daya baterai laptop kamu selama mungkin? Inilah cara-cara praktisnya:

1. Charge baterai dengan baik
Baterai yang benar-benar baru umumnya dalam kondisi kosong saat pertama kali keluar dari pabriknya. Sebelum digunakan secara normal baterai membutuhkan proses conditioning untuk dapat mencapai kapasitas puncak. Oleh karena itu charge baterai baru kamu selama kurang lebih 6jam untuk pertama kaliya. Conditioning biasanya mencakup pengisian penuh dan pengosongan baterai sebanyak tiga sampai lima kali. setelah itu charge baterai kamu secara normal (indikator penuh langsung cabut). sebaiknya jangan men-charge baterai laptop terlalu lama.

2. Lakukan defrag secara teratur
Semakin cepat kinerja hard drive / harddisk kamu maka semakin hemat baterai laptop kamu, oleh karena itu buat harddisk laptopmu bekerja se-efisien mungkin dengan melakukan defrag secara teratur.

3. Kurangi brightness / cahaya LCD kamu
Untuk menghemat daya baterai laptop, kurangi brightness LCD laptop sampai batas toleransi yang sesuai untuk mata kamu. jangan terang banget, jangan redup banget.

4. Matikan program yang tidak perlu
Desktop Search, itunes, Winamp Desktop Agent, ACDSee Device Detector,  scheduled task dan lain-lain. Semua program ini menambah beban CPU otomatis berpengaruh pada baterai juga. Matikan semua program yang tidak penting jika kamu sedang menggunakan laptop dengan baterai.

5. Matikan hardware eksternal yang tak terpakai
Alat-alat dengan USB (termasuk mouse), WiFi, Bluetooth, IrDa dll semuanya menyedot tenaga baterai. Cabut atau matikan jika tidak digunakan. Sekarang kamu tahu bahwa mengisi ulang iPod kamu di laptop adalah suatu ide buruk jika bukan karena mendesak atau sedang mobile.

6. Tambahkan RAM
Jika sering menggunakan program yang membutuhkan memory besar, maka ini adalah cara yang lebih efisien daripada menggunakan virtual memory yang lebih membebankan harddisk sehingga baterai laptop juga boros.

7. Gunakan harddisk daripada CD/DVD-ROM
Walaupun harddisk banyak menghabiskan tenaga baterai, tetapi CD dan DVD menghabiskan energi lebih banyak lagi, sekalipun ketika tidak sedang digunakan. Sebisa mungkin gunakan program virtual drive seperti Alcohol 120% atau DAEMON Tools.

8. Bersihkan konektor baterai
Bersihkan besi yang menjadi penghubung energi baterai dengan laptop secara teratur, sehingga transfer energi dari baterai kamu menjadi lebih efisien.

9. Jaga kondisi baterai
Tidak baik membiarkan baterai yang terisi penuh dalam keadaan terpasang pada laptop yang tidak terpakai dalam jangka waktu yang lama. Setelah diisi, sebaiknya gunakan baterai tersebut setidaknya sekali dalam 2-3 minggu. Satu hal yang harus diingat, jika baterai laptop kamu jenis Li-On maka jangan pernah menggunakannya sampai benar-benar habis.

10. Pilih hibernate, jangan standby
Walaupun mode standby dapat menghemat baterai dan kamu dapat langsung menggunakan laptopmu kapan saja, tetapi fungsi hibernate dapat menghemat energi jauh lebih banyak karena fungsi ini benar-benar mematikan laptop kamu.

11. Jaga suhu laptopmu
Laptop berfungsi dengan lebih efisien jika suhunya lebih dingin. Bersihkan ventilasi udaranya dengan kuas halus atau penyedot debu yang kecil.

12. Atur ‘power options’ supaya optimal
Pilih ‘Power Options’ di control panel kamu dan aturlah supaya penggunaan energi laptop tetap optimal (pilih ?ax battery? untuk efek maksimum).

13. Hindari multitasking
Lakukan sesuatu secara satu persatu jika kamu sedang menggunakan laptop dengan baterai. Jangan bekerja dengan multitasking jika kamu memang ingin menghemat baterai. (abaikan bila memang harus ber-multitasking).

14. Bijak dalam mengfungsikan  laptopmu
Aktifitas seperti email dan word processing yang bebannya kecil untuk CPU laptop, menggunakan tenaga baterai lebih kecil daripada menjalankan sebuah game atau menonton DVD. Jadi pilih prioritas kamu dengan bijaksana.

15. Kurangi beban grafis
Kamu bisa melakukan hal ini dengan mengganti resolusi layar kamu dan mematikan driver grafis yang tidak dibutuhkan. Graphic card atau video card sama borosnya seperti hard disk dalam menghabiskan energi baterai.

16. Simpan baterai kamu
Bila laptop sedang tidak mobile dalam periode waktu yang agak lama (sedang tidak dibawa-bawa) Ada baiknya melepas baterai laptop kamu saat digunakan di rumah (Laptop tanpa baterai terpasang). Jangan lupa gunakan UPS untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

17. Beli baterai baru
Tentu saja ini cara yang paling mudah jika kamu memiliki budget atau sekalian laptop baru?. Teknologi laptop yang semakin efisien telah mencapai suatu titik dimana bahkan para produsen kini telah berani menjanjikan baterai yang dapat tahan satu hari penuh!

Bonus Tip: Dalam keadaan baterai yang cukup penuh, kamu sebaiknya mematikan fungsi autosave ketika menggunakan MS Word atau Excel karena mereka dapat menambah beban yang tidak diperlukan pada harddisk laptop kamu. Dan sebaliknya ketika baterai laptop kamu sudah hampir habis, sebaiknya kamu mengaktifkan fungsi autosave karena kamu juga tidak tahu kapan pastinya baterai laptopmu benar-benar habis. Dan ketika hal tersebut terjadi, tentu saja kamu tidak ingin pekerjaan-mu hilang bukan?

source :http://www.friedbeef.com/2007/07/01/top-15-ways-to-extend-your-laptop-battery-life/ , http://udaramaya.com dan http://tutoku.blogspot.com-experience

Anda mungkin pernah mendengar pertanyaan-pertanyaan seperti ini, atau Anda sendiri pernah

berpikir untuk bertanya hal-hal serupa.
1. Buat apa Anda pakai Linux, kalau dengan Windows sudah bisa?
2. Apakah Linux dapat membaca file-file Windows?
3. Dapatkah Linux sebagai komputer multimedia?
4. Dapatkah Linux untuk bermain game?
5. Buat apa membeli, apalagi membajak Windows, kalau Linux bisa?
Linux dan Virus
Salah satu permasalahan dunia komputer saat ini, dengan berkembangnya Internet yang luar biasa cepat, adalah virus. Hampir semua virus yang menyerang pengakses Internet adalah virus untuk komputer berbasis MS Windows. Akibatnya, pengguna Windows harus selalu siap menderita atau kecewa karena terganggu virus-virus. Berbahagialah pengguna komputer berbasis Linux, karena sangat sulit virus berkembang di komputer desktop Linux. Virus yang dibuat untuk Windows tidak merusak Linux. Bukan berarti tidak ada virus di Linux, namun virus (lebuh tepat disebut worm atau cacing) yang pernah ada, hanya menyerang server Linux yang kurang terawat atau terlambat di-update keamanannya.
Linux dan GUI
Tidak seperti Windows, yang hanya memiliki SATU GUI (Graphical User Interface). Misalnya, Windows XP hanya memiliki GUI XP. Windows tidak bisa berganti-ganti GUI atau menjalankan beberapa GUI secara bersamaan, TANPA RESTART. Windows, sesuai namanya, tidak bisa hidup tanpa GUI.
Linux tidak punya Windows, tapi Linux punya “window-window” atau X-Window. Artinya, secara bersamaan, kita dapat menjalankan beberapa GUI, misalnya KDE (mirip Windows XP), GNOME (mirip Windows Me), IceWM (mirip Windows 95/98), fvwm (mirip Windows 3.11), dan lain-lain. Lebih hebat lagi, Linux dapat hidup tanpa GUI. Server-server berbasis Linux, misalnya mail server qmail yang setara MS Exchange server, dapat bekerja dengan baik pada komputer Pentium I atau yang lebih kuno, dengan RAM 64 MB atau lebih kecil. Linux memiliki TUI (Text User Interface) untuk mengadministrasi sistem, misalnya YaST dari SUSE yang dapat berjalan tanpa X Window.
Linux dapat memiliki GUI seperti Windows XP dengan hardware yang setara dengan syarat untuk Windows XP, misalnya minimal Pentium III, RAM 128 MB, dan sebagainya.
Linux dan Aplikasi Perkantoran
Aplikasi perkantoran yang populer di dunia Windows saat ini adalah MS Office. Sebenarnya, di Windows juga ada office selain MS Office, misalnya WordPerfect, Lotus, AbiWord, dan OpenOffice. AbiWord dan OpenOffice juga open source atau free software, seperti yang tersedia untuk Linux.
Aplikasi perkantoran di Linux juga mulai mendekati kemampuan MS Office, misalnya OpenOffice, yang paling populer saat ini karena sangat kompatibel dengan MS Office. Ada juga yang lengkap, namun belum memenuhi keinginan mantan pengguna MS Office karena belum sepenuhnya kompatibel, misalnya KOffice dari KDE. AbiWord dan Gnumeric yang mendekati kesetaraan dengan MS Word dan MS Excel juga tersedia bebas di Linux.
Sayangnya, pengguna MS Access tidak menemukan database yang sangat mirip Access di OpenOffice. Namun, OpenOffice dapat mengakses MySQL atau PostgreSQL melalui ODBC, sehingga ada “peluang” pengguna MS Access untuk meningkatkan kemampuannya ke databse SQL, tapi bukan ke MS SQL.
Linux dan Multimedia
Inilah kekuatan Linux yang tidak terbayangkan oleh Linus Torvalds pada saat pertama membuat kernel (inti sistem operasi) Linux. Linux saat ini telah merambah ke dunia multimedia, mulai dari sekadar multimedia player, audio dan video editor, hingga animator atau untuk pembuatan film seperti Shrek 1 dan Shrek 2 yang sangat terkenal itu.
Sebagai player, atau pemutar lagu dan video, Linux membutuhkan spesifikasi yang tidak terlalu berat. Untuk menjalankan audio-CD (CDA), file MP3 atau OGG, Linux dapat bekerja pada komputer 486 dengan RAM 32 MB, tentu saja tanpa GUI yang indah. Beberapa pemutar lagu itu antara lain mpg123, ogg123, cdplay, dan playmus. Bahkan untuk memutar lagu dan video (DVD, VCD atau DAT, dan MPEG), Linux dapat bekerja tanpa harus menginstal ke harddisk, misalnya Inul-Linux, yaitu distro Linux e-Movix, yang berisi sistem operasi Linux dan Mplayer, dengan ukuran totalnya hanya sekitar 7 MB. Masih dengan harddware rendah, Linux dapat berfungsi sebagai audio editor, misalnya dengan ecasound. Dengan spesifikasi hardware yang baik, Linux juga dapat digunakan untuk mengedit audio di X Window seperti Audacity, atau mengedit video dengan Cinelerra, CinePaint, iMeraEditing, dll.
Untuk urusan multimedia grafika, Linux memiliki banyak pilihan untuk membuat atau mengedit gambar. Ada GIMP untuk mengolah gambar bitmap atau raster, ada Sodipodi untuk melukis gambar vektor, dll. GIMP setara dengan Photoshop dan sejenisnya, sedangkan Sodipodi setara dengan CorelDraw, FreeHand, dll.
Linux dan Game
Banyak game yang dibuat untuk Windows dan Linux, misalnya Quake III Arena dan Unreal Tournament dan game-game sejenis. Pembuat game open source juga menyediakan game-game menarik di Linux.
Game di Linux memang belum sebanyak game di Windows. Namun, dengan Wine (emulator Windows), kita dapat memainkan game Windows di Linux. Dengan emulator lainnya, kita juga dapat memainkan game Dingdong dan PlayStation (PS) di Linux.
Penutup
Tidak diragukan lagi, Linux telah dapat digunakan sebagai sistem operasi untuk bekerja sehari-hari.
Dengan keterbatasannya saat ini, Linux telah mampu menggantikan sistem operasi lainnya untuk multimedia, bahkan untuk membuat film dengan menggantikan super komputer.
Daftar perbandingan aplikasi di Windows dan di Linux dapat dilihat di
http://linuxshop.ru/linuxbegin/win-lin-soft-en/
Tags:

Wah bingung juga nih saat windowsku disinggahi banyak virus, mau install ulang eh optical drive-nya ngadat alias rusak. Aku berpikir=lha trus laptop kohjinsha, asus Eee-PC dsb yang tak ber cd-rom gimana cara install windowsxp-nya? klo win98 sih asal masternya ada di harddisk pasti bisa. Googling kesana-kemari akhirnya tau deh solusinya. Install winxp pakai flashdisk!

langkah-langkah singkatnya adalah sebagai berikut:

  1. Format UFD (USB Flash Drive) dan buat supaya bootable,
  2. Copy file-file setup Windows XP ke dalam Flashdisk. (dari komputer lain ber CD-ROM)
  3. Boot Komputer / Laptop tujuan dengan menggunakan Flashdisk tersebut.
  4. Jalankan Windows XP Setup melalui flashdisk

Ternyata langkah yang lumayan rumit  adalah yang nomor 1, membuat supaya Flashdisk menjadi bootable. Kalau kita cari di internet banyak aplikasi dan tools yang mengaku bisa memformat dan membuat Flashdisk/UFD bootable, tetapi dari pengalaman saya hanya ketemu satu tool yang bisa melakukannya dengan sempurna. Kuncinya adalah membuat UFD supaya ‘XP bootable’ bukan ‘DOS bootable’.

Yang dibutuhkan antara lain:

  1. Sebuah komputer atau notebook yang memiliki CD/DVDROM ber-OS-kan Windows XP.
  2. Sebuah Flashdisk/UFD dengan kapasitas minimal 2 Gigabyte. Perhatian: ada beberapa Flashdisk keluaran lama yang tidak bisa dibuat bootable.
  3. Sebuah Installer CD Windows XP . Aku menggunakan Windows XP yang sudah termasuk Service Pack 2, Windows XP Tablet edition juga bisa digunakan.
  4. Aplikasi PE2USB untuk mem-format dan membuat UFD bootable. Anda bisa download di sini
  5. Aplikasi bootsect.exe untuk membuat bootsector pada UFD anda yang tepat supaya dapat di boot. Anda bisa download di sini
  6. Aplikasi USB_PREP8 untuk menyiapkan setup Windows XP dan di copy ke UFD anda. Anda bisa download di sini
  7. Dan komputer/laptop target tentunya.

Langkah-langkah secara lengkap:
Bagian I – Menyiapkan USB Flash Drive

1. Buat folder kerja khusus, misalnya “InstallXPFromUSB” pada root direktori anda.

2. Copy file-file yang sudah di download ke folder tersebut

3. Extract semua archive, misalnya menggunakan WinZip atau WinRAR.

4. Copy file PE2USB.exe” dari direktori PE2USB ke direktori USB_PREP8. USB_PREP8 akan menggunakan PE2USB dalam proses instalasi.

5. Double click file usb_prep8.cmd dalam direktori USB_PREP8.

6. Akan muncul window berikut pada monitor anda. Tekan tombol keyboard apa saja untuk melanjutkan.


7. Window PE2USB akan muncul pada monitor anda. Anda tidak perlu mengubah apapun, kecuali jika anda memilih untuk melakukan Quick Format. Click tombol [Start]


8. Pada layar konfirmasi click tombol [Yes].

9. Setelah format selesai JANGAN menutup window apapun, baik window PE2USB maupun window USB_PREP8.

10. Bukalah window Command yang baru dengan cara klik tombol [Start] pada task bar dan pilih menu [Run…]

11. Pada kotak Open ketik: “cmd” kemudian klik [OK]

12 Window command yang baru akan muncul, pindahlah ke folder bootsect pada direktori yang sudah anda buat sebelumnya (lihat langkah 1) pada kasus saya alamat direktori tersebut adalah “D:\InstallXPFromUSB\bootsect”. Untuk pindah gunakan command “cd” seperti contoh pada gambar.

13. Kemudian jalankan command bootsect dengan format: “bootsect /nt52 [drive USB anda]”
sebagai contoh, pada kasus saya, drive USB Flash Drive saya ada pada drive G: maka pada layar command saya ketik “bootsect /nt52 g:” seperti diperlihatkan pada contoh gambar berikut.

14. Setelah selesai, tutup window command tadi TAPI BUKAN window Command yang berisi menu USB_PREP8.

15. Tutup window PE2USB.

16. Pada window command USB_PREP8 tampilan akan berubah menjadi seperti di bawah ini, jika tidak coba tekan enter.

17. Pilih menu nomor 1) Change XP Setup Source Path, currently []
Sebuah window akan muncul di mana anda dapat memilih drive yang berisi CD Setup Windows XP anda. Klik [OK].

18. Selanjutnya pada menu USB_PREP8 pilih nomor 2) Change Virtual TempDrive, currently []
Ketik huruf drive yang BELUM digunakan oleh Windows XP. Misalnya drive T. Anda dapat memeriksa menggunakan Windows Explorer atau My Computer.

19. Kemudian pilih menu nomor 3) Change Target USB-Drive Letter, currently []
Ketik huruf drive yang berisi USB Flash Disk anda. Dalam contoh saya adalah drive G:

20. Setelah selesai pilih menu nomor 4) Make New TempImage with XP LocalSource and Copy to USB-Drive

21. USB_PREP8 akan memulai proses dengan membuat sebuah virtual drive sementara untuk menampung file-file setup Windows XP, setelah membuat virtual drive USB_PREP8 akan mem-format virtual drive tersebut, tekan “Y” untuk melanjutkan.

22. Setelah format selesai, USB_PREP8 akan memulai menyalin file-file dari CD Setup Windows XP anda ke virtual drive yang baru dibuat.

23. Setelah selesai, USB_PREP8 akan mulai menyalin file-file dari virtual drive ke dalam USB Flash Disk anda. Menurut perkiraan sekitar 15 menit, tetapi pengalaman saya lebih cepat dari itu, tergantung dari spesifikasi komputer anda. Click tombol [Yes].

24. Berikutnya, USB_PREP8 akan menanyakan apakah anda ingin membuat USB Flash Drive yang sudah diformat untuk jadi Preferred Boot Drive U: Click tombol [Yes].

25. Berikutnya, USB_PREP8 akan menanyakan apakah anda ingin Unmount atau menghapus virtual drive. Click tombol [Yes].

26. Tutup window command USB_PREP8.

Bagian tersulit sudah selesai, langkah-langkah berikutnya dilakukan pada UMPC anda.

Bagian II – Instalasi pada Laptop target
1. Sebelum anda mulai melakukan instalasi pastikan bahwa urutan boot pada laptop anda sudah diatur supaya mulai dari USB Flash Disk. Anda dapat mengatur hal ini dengan masuk ke menu BIOS. Biasanya menu BIOS dapat anda akses dengan menekan tombol DEL pada saat komputer mulai dinyalakan. Pada Kohjinsha anda dapat menekan tombol “F2” sesaat setelah komputer dihidupkan.

2. Setelah masuk ke dalam BIOS pilih menu yang sesuai, pada Kohjinsha menu [Boot Order].

3. Dalam menu Boot Order anda dapat memilih urutan boot yang diperlukan yaitu 1. USB Hard Drive/Flash Drive, urutan nomor 2 bisa yang lainnya tetapi biasanya anda isi dengan Hard Drive.

4. Klik Save and Exit, komputer akan restart.

5. Jika semua berjalan lancar, pada saat menyala kembali komputer akan melakukan boot dari USB Flash Drive anda dan akan muncul menu pilihan seperti gambar di bawah ini.

6. Pilih menu [TXT Mode Setup Windows XP, Never Unplug USB Drive Until After Logon].
PENTING: Jangan mencabut USB Flash Drive sampai instalasi Windows XP sudah selesai seluruhnya.

7. Setup Windows XP akan dimulai. Kerjakan seperti jika anda menggunakan CD.

8. Setelah setup selesai menyalin file-file ke dalam harddisk anda, setup akan melakukan restart komputer.

9. PENTING: Pilih menu [GUI Mode Setup Windows XP, Continue Setup + Start XP].
Setup Windows akan melanjutkan setup dengan menggunakan tampilan GUI (Graphical User Interface) sambil tetap menyalin dari USB Flash Drive.

10. Lanjutkan instalasi. Jika sudah selesai anda dapat mencabut USB Flash Drive. UFD anda tersebut dapat digunakan untuk melakukan repair Windows XP.

11. Done!

Akhirnya bisa juga install xp via usb flashdisk.

Pengen pakai Linux, tapi kok ada Fedora ,Mandriva, openSuse, Slackware, Debian dll ? Pasti bingung, pusing, ragu, wajarlah memang seperti itu kesannya, nah terus … pilih yang mana ? Jangan khawatir. Ibaratnya, Linux itu masakan padang. Restoran boleh beda, rasa dan harga dijamin nggak beda jauh sebab resep dan bahan dasarnya beredar bebas. Kalau mau kamu bisa racik dan masak sendiri, lalu buka restoran (distro) baru.

Buat kamu yang baru mau mencoba, ini distro yang enak :

  • Fedora : Solid, serbaguna, paling banyak dipakai di Industri. Buku/artikel Linux biasanya pakai Fedora untuk contoh. Demikian pula paket-paket komersial biasanya lulus uji coba di Redhat. Fedora bisa dipakai buat dekstop pemakai office, workstation buat programming, maupun server.
  • Mandriva: Dulu distro ini dikenal dengan nama Mandrake semenjak join alias gabung dengan Connectiva namanaya jadi ya sekarang ini Mandriva. Secara umum mandriva kuat buat bekerja office, main multimedia, maupun game. Tapi kurang afdol buat programming atau jadi server.
  • openSuse: Desktop Fedora dan Mandriva di-dominasi warna biru. Kalau kamu suka warna hijau, pilih openSuse. openSuse ini distro orang Eropa. Pembangunnya anak-anak muda yang penuh semangat dan rada fanatik. Jadi distronya komplit sekali, semua ada. Keuntungannya, kamu bisa coba macam-macam. Kalau kamu rakus cicip ini cicip itu tanpa tahu ilmu meraciknya, tahu-tahu komputernya hung nggak jelas dimana salahnya.

Kalau kamu sudah mahir, biasanya akan turun coba-coba ngoprek dalamannya Linux. Kamu bisa bertahan di Fedora (seperti saya ini yang suka banget dengan Red Hat tapi agak malas nyoba distro yang laen), atau mencoba:

  • Debian, katanya distro para hackers, jadi lebih kuat ke server. Desktop juga ada tapi belum di make up seperti Fedora/Mandriva/openSuse.
  • Slackware. Ini distro Linux generasi tua, jadi dalaman-nya pakai gaya BSD. Namun mulai versi 8 (atau 7, lupa ) mulai ikut gaya sys-V yang umum di distro Linux lain.
  • Gentoo. Khusus hackers yang punya komputer kenceng. Semua paket masih dalam bentuk kode sumber (binary), anda harus kompilasi dan install manual sendiri.
  • Linux from scratch. Distro kode sumber juga, tapi lebih sederhana dibanding Gentoo. Enak kalau mau belajar masak untuk buat distro sendiri.

Sementara itu kalau mau pasang server Internet betulan, sebaiknya kamu pakai distro khusus. Distro-distro ini sudah dibuat supaya ringan, efisien dan aman. Contohyna:

  • Trustix. Distro turunan Redhat, versi Indonesianya ada (Truestix Merdeka). Bisa buat firewall dan server.
  • Clark Connect. Distro turunan Redhat juga, diambil BASE dan paket-paket khusus server, lalu dibuatkan firewall. Bisa buat firewall dan server.
  • Smoothwall, khusus buat firewall.

Kalo untuk warnet sisi client bisa coba :

  • Dewalinux : distro ini turunan dari XUBUNTU (distro ubuntu dengan desktop XFCE), launching-nya pas bareng Gutsy Gibbon release, kebetulan juga ini karya anak bangsa (Mr. Sudarko  sebagai remaster-nya), tampilannya theme nya juga mirip XP/Vista (OS sing regane luarang puol dan ndak secure seperti Linux, tapi saya pribadi kagum juga sama Mr. Bill Gates selain sang Master Linux Linus Trovalds), distro ini termasuk ringan karena pake desktop XFCE, selain itu juga sudah ada emulator WINE, jadi bisa jalanin aplikasi yang ada di MS W*****S, jadi cocok buat newbie yang mau migrasi
  • Zencafe : distro ini cocok banget buat yang punya usaha warnet, simply & easy & turunan dari Zenwalk
  • Blankon : distronya cah Yogya (wonderful), katanya menurut sumber yang ndak resmi (kalo intelejen kan resmi he he) distro ini bakal dibuat juga untuk edisi warnet dari sisi client

Untuk tahu distro lainnya, lihat distro watch

Sementara itu, setelah pilih distro, dari mana bisa dapat software-nya ?

  • Cari teman yang sudah punya, lalu copy CD/DVD-nya pakai CD/DVD Writer. Halal kok. Nggak akan dianggap mbajak.
  • Beli saja CD-nya, misal kalo mau pake ubuntu langsung aja request ship it di http://bakulan-linux.blogspot.com
  • Di Download aja file ISOnya, terus kamu bakar sendiri CDnya. Distro kecil seperti trustix / Clarckconnect biasanya dibawah 200MB. Tapi distro besar dengan DVD. openSuse itu sekitar 3 DVD, sudah pasti ber byte-byte. Ayo yang jago matematik, berapa lama downloadnya kalau pakai modem 56 KBps ? (ha ha makanya pake ADSL atau nembak ke hotspot (wajanbolic technology)
Tags: ,

Perpaduan Chillispot, Freeradius dan Mysql dapat menghasilkan aplikasi Hotspot lumayan handal. Chillispot sebagai Authentifikasi, Freeradius untuk account phpmyprepait sebagai billingnya dan Mysql untuk databasenya.

Sebagai uji coba saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat Wi-Fi Hotspot terserbut :

1. Yang dibutuhkan :
1. Hotspot Access Point device //dalam hal ini saya menggunakan Linksys Tipe 54 GL AP.
2. Sebuah komputer yang akan di jadikan sebagai radius server.
3. OS Linux //Saya menggunakan OpenSUSE (10.2), Ubuntu, Slackware (dijelaskan)
4. Mysql //untuk Authentic melalui database, utuk authentic nya bisa dengan beberapa cara seperti : unix user, smb user, file user
5. Apache dengan perl support //utk membuat user authentic melalui web-based, serta utk membuat login authentic via web-based di cgi-bin/hotspotlogin.cgi
6. Chillispot //sistem kerja software ini adalah apabila user belum mendapatkan auth dari server maka ia akan ter-redirect ke halaman login
7. Freeradius //ini berfungsi sebagai pemberi authentifikasi kepada user
8. PhpMyPrepaid //bila anda menggukan authentic melalui database Mysql, bisa juga sebagai pembuat user prepaid utk billing nya
9. Rokok //bisa Djarum Super bisa juga Marlboro, Atau Sampoerna Sejenisnya.
10. Kopi //biar kuat begadang nya.. atau susu putih ajah, gak usah pake gula, biar segerrrrrrr
2. Cara Install :
1. Untuk OS tergantung dari distro apa yang anda pakai, kali ini saya memakai distro keluaran dari SUSE (OpenSUSE). Saya hanya akan menjelaskan cara meng-install-nya dengan cara Distro OpenSUSE, dan utk yang lain itu tergantung distro apa yang anda pilih dan nantinya di bagian konfigurasi akan di samakan untuk 3 distro di atas.
2. Install mysql
3. Install Apache
4. Download chillispot; lalu install rpm -ivh chillispot-1.0.i386.rpm (Keluarga RPM) di lahkan di sesuaikan sesuai keluarganya masing-masing.
5. Install Freeradius
6. Setelah kita mengintsall Apache dan Mysql lalu kita dapat men-download phpmyprepait; extract ke /srv/www/htdocs
7. Sambil menginstall semua jgn lupa ambil rokok dan di nyalakan.
8. Jangan lupa untuk menyeduh kopi atau susunya.

3. Configurasi :

1. Saya mengeset Wi-Fi Hostpot (Linksys WRT 54GL) sebagai Access Point. Kemudian Linksys tersebut di upgrede ke OpenWRT dan install Chillispot di dalam Linsys WRT 54GL tersebut. setelah selesai melakukan konfigurasi

#nvram set wan_device=eth0

Paket yang di perlukan dalam linksys yaitu :

– ip_2.6.11-050330-1_mipsel.ipk

– libpcap_0.9.4-1_mipsel.ipk

– tcpdump_3.8.3-1_mipsel.ipk

– kmod-sched_2.4.30-brcm-3_mipsel.ipk

– tc_2.6.11-050330-1_mipsel.ipk

– chillispot_1.0RC3-1_mipsel.ipk

– kmod-tun_2.4.30-1_mipsel.ipk

1. Berikut konfigurasi Linsys WRT 54Gl

nvram set lan_proto=static

nvram set lan_ipaddr=192.168.10.254

nvram set lan_netmask=255.255.255.0

– seting wan/internet

nvram set wan_proto=static nvram set wan_ipaddr=XX.XX.XX.XX (berikan ip local)

nvram set wan_netmask=255.255.255.0

nvram set wan_gateway=XX.XX.XX.XX

nvram set wan_dns=”diisi” Biarkan terpasang.

nvram set wan_hostname= (pengguna)

– Seting AP

nvram set wl0_mode=ap
nvram set wl0_ssid=disesuikan
nvram set wl0_auth_mode=open
nvram set wl0_wep=disabled
nvram set wl0_channel=(piling channel yang cocok)
nvram commit

1. Setelah melukuan flashing dan Install OS nya seperti kebutuhan diatas dan di sesuaikan, pertama kita harus mematikan service dhcpd yang ada di server kita, biarkan chillispot yang menangani dhcp.

2. # pico /etc/chilli.conf

3. Konfigurasikanlah sesuai kebutuhan anda.

4. disini ada beberapa point penting dalam konfigurasinya, yaitu: * radiussecret //ini dibutuhkan untuk komunikasi antara radius server dan chillispot* uamserver //copy /usr/share/doc/chillispot-1.0/hotspotlogin.cgi ke /var/www/cgi-bin, jadi nanti utk URL redirect nya akan menjadi https://192.168.0.254/cgi-bin/hotspotlogin.cgi, ingat harus dalam secure line ssl.

5. konfigurasi radius : * setelah install Freeradius lalu masuklah ke direktori radius konfigurasi berada, bila anda menggunakan OpenSuse dan memakai RPM dalam menginstallnya maka anda masuk ke direktori /etc/raddb/ dan apabila anda menginstall dengan cara meng-compile sendiri secara default direktori nya ada di /usr/local/etc/raddb/ atau terserah dimana –prefix=PREFIX anda diletakan. * # pico client.conf :client 192.168.0.254 { secret = //ini untuk membuat komunikasi dalam chillispot dan radius (seperti pada point C.3.d) shortname = localhost radius = other }

* # pico sql.conf //ini digunakan karena kita akan menggunakan mysql sebagai database user authentic ada beberapa point penting yaitu :driver = “rlm_sql_mysql” //driver/lib yang digunakan apabila kita menggunakan Mysql, ada beberapa tipe driver disini yaitu : rlm_sql_mysql, rlm_sql_postgresql,rlm_sql_iodbc, rlm_sql_oracle, rlm_sql_unixodbc, rlm_sql_freetds server = “localhost” //server mysql berada. login = “root” //login access ke mysql dan memiliki GRANT ke database radius password = “blablabla” //password dari database-user yang memiliki GRANT ke database radius radius_db = “radius”//database-name dimana user radius berada * # pico radius.confsearch “${confdir}/sql.conf” lalu tambahkan dengan : sqlcounter noresetcounter {counter-name = Max-All-Session-Time check-name = Max-All-Session sqlmod-inst = sql key = User-Name reset = never query = “SELECT SUM(AcctSessionTime) FROM radacct WHERE UserName=’%{%k}’” } untuk authorize ganti dengan : authorize { preprocess chap mschap suffix sqlnoresetcounter } dan untuk # Authentication ganti dengan: authenticate { Auth-Type PAP { pap }Auth-Type CHAP { chap } Auth-Type MS-CHAP { mschap unix } 4. Sekarang kita akan mencoba men-setting konfigurasi di PhpMyPrepaid sebagai user administrator sekaligus bisa sebagai pembuat prepaid card login serta billing nya. 1. Extract ke folder apache berada, default ada di /var/www/ 2. Masuk ke folder phpmyprepaid 3. # pico config.inc.php disini ada beberapa point penting:$dbName=”radius”; //database yang di pakai $fpdfdir=”/var/www/phpmyprepaid/fpdf”; //lokasi dari direktori fpdf berada, tanpa “/” (slash) $radius_server=”192.168.0.254″; //server radius berada$radius_server_port=”1812″; //port yang dipakai oleh radius server $radiussecret=””; //huruf rahasia yang dipakai oleh radius server untuk dapat berkomunikasi, seperti yang ada di point no C.3.e 4. # pico dbconnect.php //edit seperti yang di edit di radius server pada point C.3.e $my_host = “localhost”;$my_user = “root”; $my_pass = “”; $my_dbase = “radius”; 5. Jalankan http://192.168.0.254/phpmyprepaid/index.php //maka dia akan secara otomatis akan menginstall sendiri6. Masukan username admin dan password admin setelah semua database terinstall. Maka dengan berakhir nya point terakhir maka selesai jugalah pekerjaan kita

Di tutorial jaringan komputer kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet.

Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. ( Andino-Kamus TI – Ilmukomputer.com )

Gateway inilah yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan jaringan public yaitu internet.

Sebagai catatan dalam percobaan ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru pertama kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP Static.😀 . Ini nyata.)

Sebelumnya paket yang kita butuhkan adalah :

rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm

Tapi setahu penulis paket tersebut sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui apakah pake tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root :

root@alk.root#rpm -qa | grep pppoe

rp-pppoe-3.5-27

Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti membutuhkan 2 ethernet card nantinya.

Yupz, langsung aja kita menuju pokok pembahasannya.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah terdetek dengan baik:

root@alk.root#ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:11

inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:6938 (6.7 KiB) TX bytes:10092 (9.8 KiB)

Interrupt:10 Base address:0x1080

eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B

inet addr:192.168.100.1 Bcast:192.168.100.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:1796 (1.7 KiB)

Interrupt:9 Base address:0x1400

lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

inet6 addr: ::1/128 Scope:Host

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1

RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:2190 (2.1 KiB) TX bytes:2190 (2.1 KiB)

Yup, jika anda mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika tidak ? Silahkan googling :D~~~.

Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya konfigurasi tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File konfigurasi ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka, file konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara default terdapat dalam :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx

Karena nantinya kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi adalah :

/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 dan /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1

Sebagai contoh, konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut :

DEVICE=eth0

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.1.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:11

IPADDR=192.168.1.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.1.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

DEVICE : merupakan ethernet apa yang akan dikonfigurasi.

BOOTPROTO : status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau static.

BROADCAST : alamat broadcast jaringan yang digunakan.

HWADDR : alamat fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.

IPADDR : alamat ip yang nanti akan digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan berhubungan langsung dengan protol tcp/ip.

NETMASK : subnet mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagi jaringan menjadi lebih kecil.

ONBOOT : apakah nanti akan diproses ketika BOOT ??

Dan konfigurasi eth1 yang digunakan oleh penulis :

DEVICE=eth1

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.100.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:1B

IPADDR=192.168.100.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.100.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

Kemudian restart service network.

root@alk.root#/etc/init.d/network restart

Sebelum ke langkah selanjutnya, perlu diketahui bahwa, anda diharuskan untuk mengaktifkan mode bridge pada modem adsl.

Langkah selanjutnya adalah konfigurasi ADSL-nya :

root@alk.root#adsl-setup

# pertama kali akan ditanyakan username yang telah diberikan oleh pihak ISP anda

LOGIN NAME
Enter your Login Name:
121303xxxxxx@telkom.net
#device yang berhubungan langsung dengan modem adsl anda, dalam hal ini eth1

INTERFACE
Enter the Ethernet interface connected to the ADSL modem

For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.

For Linux, it will be ethX, where ‘X’ is a number.

(default eth0):eth1

# kalo yang ini pilih no aja, karena ketika demand diaktifkan maka anda tidak bisa

# menggunakan IP yang dynamic

Enter the demand value (default no): no
# DNS yang digunakan, bagian ini bisa diisi nanti. Lewat saja.
# password yang diberikan oleh ISP anda, berbarengan dengan diberikannya username tadi

PASSWORD
Please enter your Password:xxxxxxxx

# pemberian akses kepada user untuk menjalankan/mematikan adsl

USERCTRL
Please enter ‘yes’ (three letters, lower-case.) if you want to allow
normal user to start or stop DSL connection (default yes):
yes

# langkah berikutnya adalah berkenaan dengan firewall disini penulis memilih no 2
The firewall choices are:
0 – NONE: This script will not set any firewall rules. You are responsible
for ensuring the security of your machine. You are STRONGLY
recommended to use some kind of firewall rules.
1 – STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing workstation
2 – MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway

for a LAN

Choose a type of firewall (0-2):2

# apakah akan dijalankan secara otomatis ketika boot ?

Start this connection at boot time

Do you want to start this connection at boot time?

Please enter no or yes (default no):yes

Dan selanjutnya ketik y saja untuk mensave konfigurasi diatas.

Ada beberapa konfigurasi yang perlu dilakukan. Penulis memberikan sedikit konfigurasi tambahan yang diletakkan pada file /etc/rc.local

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.1.0/24 -o ppp0

konfigurasi tersebut digunakan untuk meneruskan paket ip dan melakukan masquerade. Masquerade sendiri merupakan proses membagi bandwith, karena pada dasarnya isp hanya memberikan satu koneksi dengan satu ip, maka agar dapat digunakan secara beramai-ramai maka perlu dilakukan masquerade.

Selanjutnya anda tinggal menambahkan dns server yang diberikan oleh telkom pada file konfigurasi /etc/resolv.conf, yang penulis gunakan adalah 202.134.0.155.

root@alk.root#echo nameserver 202.134.0.155 > /etc/resolv.conf

root@alk.root#cat /etc/resolv.conf

nameserver 202.134.0.155

Selanjutnya anda tinggal menjalankan adsl-start.

Selamat bersurfing ria. :D~

source : http://www.ilmuwebsite.com